Kaya dari Property Lewat Siklus Harga Property
Seperti layaknya pasar saham, pasar property juga mengalami yang namanya siklus. Kalau di dunia pasar saham, ada yang mengatakan siklus saham bisa berulang dalam jangka sekian tahun, maka di property mungkin lebih tidak bisa ditebak.
Salah satu pakar di dunia saham maupun ekonomi juga pernah mengatakan bahwa kita tidak akan pernah tau kapan market akan mencapai puncak atau market akan mencapai titik terendah, namun kita bisa tau bahwa kapan saatnya market akan berubah arah.
Untuk property, baiklah kita mengenal beberapa siklus yang ada seperti apa. Ada yang mengkategorikan siklus property menjadi 3 bagian: Boom – Slum – Recovery, ada juga teori lain yang kenal dengan nama “ The Garisson Cycle” di mana siklus property di bagi dalam empat tahap: Equilibrum – Decline – Absorbsion – Expansion. Dan mungkin saja masih ada kategori lain yang mau menggambarkan siklus property terjadi.
Bagaimanapun dan siapapun yang mau menggambarkan siklus property ini, namun semua pesannya sama. Jika kita berinvestasi pada saat tepat dan exit (keluar) pada saat yang tepat, maka kita akan mendapatkan untung yang jauh lebih besar dari pada investasi di property dan hold property itu kini dan sepanjang segala masa. Strategi buy and hold forever tidak akan mendapatkan keuntungan yang optimal, meskipun secara umum buy and hold property akan masih tetap memberikan keuntungan.
Dengan mengenali siklus property, maka kita dapat memanfaatkan siklus property untuk mengoptimalkan investasi di property kita. Dengan menggunakan pengetahuan ini maka kita dapat berinvestasi dengan lebih baik dan optimal. Berinvestasi pada saat yang tepat dan keluar pada saat yang tepat pula.
Bantu Sebarkan informasi ini dengan menekan tombol 'Like' di facebook bawah ini:
Related posts:
- Empat Cara Menjadi Kaya dari Property
- Cara Menjadi Kaya dari Investasi di Properti
- Mengenal Jenis Harga Property
- Kiat Mengetahui Harga Property Yang Mau Di Beli
- Rahasia Mengumpulkan Kekayaan Dari Property
4 Responses »
Leave a Response






Entries(RSS)
Dunia property selalu menarik, artikel tentang siklus ini memberikan gambaran kepada saya bahwa property juga tidak selalu naik harganya. Trima kasih, salam kenal dan sukses selalu.
Betul Pak Sugiana, Harga Property memang tidak selalu naik. Namun kalau di lihat secara jangka panjang, tentu lebih meningkat di bandingkan dengan instrumen investasi lain. Sebenernya hukum demand dan supply tetap menentukan. Selama jumlah manusia terus bertambah, maka harga property akan terus naik, karena demand naik tapi supply tetap. Hal ini berlaku di mana saja, kota, desa, pulau, negara, dan sebagainya.
Salam kenal juga....dan sukses selalu.
pak bagaimana cara mengajukan pembiayaan lahan besar ke bank untuk di jadikan perumahan...
jika sudah punya bendera, dan tanah... makasih
Pak Fendi,
Terima kasih emailnya. Saya hanya pernah dengar caranya, secara garis besar bikin plan nya, dan ajuin ke bank termasuk plannya. Nah detailnya bagaimana, Pak Fendi bisa konsultasi ke pakar, misalnya Mas Aryo diponegoro atau Mas Ari Wibowo. Beliau beliau ini sudah sehari hari kerjaannya Pak. Pak fendi bisa juga cek di bukunya mas Aryo tentang jadi developer di sini.
Terima kasih, semoga membantu